Terkait UMP Buruh, KNPI Dukung Kebijakan Gubernur Banten

0

KOTA SERANG, Harianexpose.com

Sejumlah kalangan masyarakat termasuk aktivis yang tergabung dalam Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Imdonesia (KNPI) ikut memberikan komentarnya terkait polemik penolakan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2022 di Provinsi Banten.

Aktivis KNPI tersebut mendukung kebijakan Gubernur Banten yang telah menetapkan UMP dan UMK tahun 2022.

“Luar biasa UMP Banten saat ini telah ditetapkan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halaim, menjadi yang tertinggi kedua di pulau jawa ketimbang DKI Jakarta, Jabar, Jateng dan Jatim. Hal itu terbukti WH pro terhadap buruh. Besaran upah minimum begitu besar jika dibandingkan dengan provinsi tetangga,” ujar Abdau Zarqasih selaku Wasekjen DPP KNPI, pada Rabu (8/12/2021)

Terkait besaran UMK 2022 yang telah ditetapkan oleh Gubernur Banten, Abdau berharap agar buruh dapat memaknainya dengan lapang dada dan rasa syukur.

“Kita tahu negara sedang didera pandemi Covid-19 dan baru mulai bangkit ekonominya setelah terpuruk. Mari kita bersyukur lantaran saat ini banyak pengangguran antri ingin kerja,” cetus Abdau

Abdau menjelaskan, soal kewenangan Gubernur Banten dalam penetapan UMK Banten 2022 merupakan kewenangan pusat yang telah ditetapkan berdasarkan aturan pengupahan.

“Penetapan UMP dan UMK telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 11 tahun 2021 dan PP nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan. Gubernur hanya menjalankam amanah Presiden,” ujar Abdau

Diketahui, Gubernur Banten WH,  juga tidak akan merevisi hasil keputusan selama tidak ada arahan dan perintah dari Presiden RI. Pada 30 November 2021 silam, Surat Keputusan (SK) Gubernur Banten bernomor 561/Kep.282-Huk/2021 tentang Upah Minimum Kabupaten dan Kota di Banten Tahun 2022.

Berikut besaran upah yang ditetapkan oleh Gubernur Banten, Wahidin Halim :

1) Kabupaten Pandeglang  Rp 2.800.292.64.
2) Kabupaten Lebak Rp 2.751.313.81.
3) Kabupaten Serang Rp 4.215.180.86.
4) Kabupaten Tangerang Rp 4.230.792.65.
5) Kota Tangerang Rp 4.262.015.37.
6) Kota Tangerang Selatan Rp 4.230.792.65.
7) Kota Cilegon Rp 4.309.772.64.
8)Kota Serang Rp 3.830.549.10.

Reportase : Maman Suherman

Editor In Chief : Hairuzaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *