Bercengkrama di Bendung Lama Pamarayan

0

 

Oleh : HAIRUZAMAN.

(Penulis Buku dan Praktisi Pers)

Bendung Lama Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, Banten, mempunyai daya tarik tersendiri bagi para wisatawan. Apalagi pada akhir pekan, banyak wisatawan yang berkunjung sekedar untuk mengisi liburan.

Bendung Lama Pamarayan merupakan salah satu cagar budaya yang harus dilestarikan. Sebelum dibangun Waduk Jati Luhur, Bendung Lama Pamarayan merupakan bendung terbesar di Indonesia yang dibangun oleh pemerintah Hindia Belanda di Indonesia.

Apabila dilihat secara administratif, lokasi Bendung Lama Pamarayan terletak di dua wilayah, sebagian terletak di Desa Pamarayan, Kecamatan Pamarayan dan setengah badan bendungan terletak di Desa Panyabrangan, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Bangunan Bendung Lama Pamarayan mempunyai panjang 191,65 meter yang terdiri atas bangunan utama, ruang kontrol, bendungan sekunder, ruang lori, jembatan, serta rel lori.

Sementara itu, bangunan pintu air Pamarayan memiliki konstruksi many spanned bridge with towers compositions (bentangan sepanjang sungai dan memiliki bangunan menara), dengan 10 pintu air, mirip dengan Bendung Pintu Air 10 yang berada di Kota Tangerang.

Sedangkan arsitekturnya merupakan imitasi dari bangunan kuil di Athena (Yunani) yang dibangun antara 437-432 SM atau pintu gerbang (gateway) dengan prinsip konstruksi an opening within flinking column and entablature.

Saat ini pemerintah telah menyulap Bendung Lama Pamarayan dengan menata di sekitar kawasan. Sehingga banyak dikunjungi oleh para wisatawan. Apalagi Bendung Lama Pamarayan lokasinya sangat atrategia lantaran dekat dengan pasar tradisional yang hampir setiap hari ramai dikunjungi oleh para konsumen

Tak jauh dari Cagar Budaya Bendung Pamarayan, persis di sebelah selatannya, terdapat Danau Kalimati yang sebelumnya nyaris tak terawat. Pasalnya, selain ditumbuhi oleh eceng gondok dan tanaman liar, juga tampak sampah berserakan di sekitar Danau Kalimati.

Namun, saat ini berkat kepedulian para aktifis lingkungan dan warga setempat, Danau Kalimati tersebut tampak begitu bersih dan nyaman untuk disinggahi. Di lokasi Danau Kalimati, beberapa pengnnjung tampak tengah asyik memancing ikan. Namun, ada pula warga yang hanya duduk-duduk santai sembari menikmati hidangan kopi dan makanan ringan. Tentu saja, panorama alam Danau Kalimati yang indah itu tak luput dari pandangan mata para pengunjung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *